Thursday, November 11, 2010

Wait Till You're Older



Film kekeluargaan ini bercerita mengenai seorang anak kecil yang bernama Kwong yang tinggal bersama ayahnya dan ibu tiri (Karen Mok). Hidupnya di rumah tersebut tidaklah damai, hari-harinya dipenuhi dengan pertengkaran dengan orang tuanya. Suatu hari, sambil berjalan ke sekolah, ia menyenggol seorang ilmuwan tua di taman dan ramuan yang dibawa ilmuwan tersebut tumpah ke saluran pembuangan dan menetesi daun sebuah pohon kecil. Keesokan harinya, sebuah pohon besar telah tumbuh tinggi.

Kwong lalu pergi ke rumah ilmuwan tersebut dan mencuri ramuan tersebut. Ketika Kwong berlari, dia terjatuh dan botol ramuannya pecah dan membuat tangannya berdarah. Cairan tersebut masuk ke dalam pembuluh darahnya. Hari berikutnya ia bangun dan ia sudah berumur 20 tahun. Kwong senang karena ia telah menjadi dewasa dan mampu akhirnya dapat melarikan diri tanpa diketahui oleh seseorang pun. Apakah hari-hari Kwong dia lalui dengan bahagia? Mengapa ibu kandung Kwong mati??

Pengen taw gimana lanjutannya?




leat dunk tuh filmnya!! :D

***

Film ini cocok sekali ditonton oleh semua umur. Nilai kekeluargaan sangat terasa ketika menonton film ini. Di akhir film ini, saya dapat mengambil sebuah nilai yaitu kita harus memanfaatkan sebaik-baiknya waktu yang ada. Waktu kita di dunia ini tidak banyak, kita tumbuh besar semakin tua lalu kita meninggal. Selagi kita masih diberi kesempatan untuk hidup marilah kita cintai anggota keluarga kita. Tidak hanya anak-anak yang patuh pada orang tua, tetai dapat juga sebaliknya orang tua yang menyayangi anaknya, istri dan suami rukun, dan masih banyak lagi.

Inti dari konfik ini adalah Kwong yang kabur dari rumah. Di dalam film itu sedikit memberi sebuah perenungan dengan kata-kata yang saya ingat intinya adalah ketika keluarga itu rukun dan damai, maka tidak mungkin ada anak yang pergi dari rumah (kabur). Marilah kita ciptakan suasana keluarga yang rukun antara anggota keluarganya. Karena dari orang-orang terdekat kita di dalam keluarga kita dapat saling menunjukkan kasih kita kepada mereka. Dan menjaga setiap mereka dari bahaya yang mungkin mengancam. Selesaikan setia masalah yang ada dengan kepala dingin, bukan dengan kekerasan. Sungguh ketika melihat film ini, pandangan kita terhadap keluarga akan berubah.

Selamat menonton ^^


dashite

Read More..

Saturday, November 6, 2010

Cerita Seorang Relawan Merapi

Kemarin denger cerita dari salah satu relawan ketika ditanya pengalamannya oleh salah satu pembaca berita di TV.
"Apakah pengalaman yang sangat mengesankan bagi Bapak sebagai relawan di Merapi?
Setelah ditanya dia pun mulai bercerita :

Pengalaman yang paling mengesankan adalah ketika saya banyak menolong orang untuk dievakuasi yang berada di dekat lereng Merapi. Tetapi yang paling saya ingat adalah ketika saya masuk ke sebuah rumah yang isinya 3 orang. 1 ayah, 1 ibu, dan seorang anak yang masih bayi. Mereka tergeletak di dalamnya. Ketika saya menghampiri, ibu berkata

"Pak, apakah anak saya masih hidup? Kalau masih hidup, tolong selamatkan anak saya dahulu" kata si Ibu

Dengan sigap saya menyelamatkan bayi yang lemas tetapi masih dapat saya rasakan nafas dan detak jantungnya, saya membawanya keluar dari rumah. Tetapi begitu saya ingin masuk lagi ke dalam rumah, ada berita bahwa awan panas mendekat dan saya tidak bisa menyelamatkan orang tuanya.

Sebuah cerita yang singkat, padat, dan sangat menyentuh. Sang Ibu rela mengorbankan nyawanya demi anaknya. Itulah contoh sebuah kasih yang sangat sempurna. Kasih yang tulus dan tentu saja dia tidak mengharapkan apa-apa dari anaknya. Tidak ada maksud tersembunyi ataupun maksud jahat. Hanya satu hal yang dia ingin, anaknya selamat dan bahagia.

Seperti juga Bapa kita, Dia rela memberikan anak-Nya yang tunggal bagi kita untuk menebus dosa-dosa kita. Kenapa Dia rela? Jawabannya ada di dalam Yohanes 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
Kasih. .. ..

Ya, kasih. Kita sesungguhnya tak layak menerimanya, tetapi kita memperoleh keselamatan oleh karena Bapa kita.
Mari kita belajar untuk memberikan dan menunjukkan kasih kita kepada sekitar kita. Kita yang lebih dulu mendapat kasih terbesar, sehingga kita dapat menunjukkan kasih kita kepada orang-orang sekitar kita. Jadilah terang dunia

God Bless You forever!!

dashite
Read More..

Friday, November 5, 2010

Manfaat Abu Merapi

Setelah sekian lama gag update neh blog, akhirnya bisa update juga.
Hahahhaa..

Sekarang ini, yang lagi panas2nya adalah berita tentang Merapi. Sapa seh yang gag kenal ma gunung berapi yang aktif ini??

Nah, kabarnya letusan kali ini lain dari taon-taon sebelumnya, berhubung skrng lg di Jogja so jelas melihat dampaknya berupa hujan abu!! Huaaawwwwaaablogger-emoticon.blogspot.com

Nah, apa seh keistimewaannya abu vulkanik merapi?

Istimewanya tuh bisa dilihat di gambar samping, bisa membetuk sosok seperti Mbah Marijan. HEhehehe
Kabarnya neh dari sumber yang gag jelas dari mana Hypnotized

"Info penting. Abu vulkanik komposisinya SI o2/ silika, mirip bahan industri kaca dan merupakan glass hard yang sangat halus tetapi jika dilihat dengan mikroskopik tepi dan ujungnya runcing. Jika terhirup akan merobek jaringan paru-2, jika terkena mata bisa merusak mata. Pakailah masker."

Bahaya kan?? tapi yg soal merobek jaringan paru-paru tuh gag bener. Karena menurut sumber dari sini tuh menyebutkan bahwa kerusakan jaringan paru-paru tuh cuma pekerja tambang yang lama dan udh bertahun-tahun. So, don't worry guys!

Nah apa seh keuntungannya Hujan Abu Vulkanik Merapi? Ini adalah hasil pemikiranku sendiri dan dari referensi beberapa sumber, diantaranya :


Klik "Read More"


1> Dapat menyuburkan tanah. Kayanya gara2 Jogja tanahnya udh gag subur ya udh dikasih ujan abu deh.
2> Dapat sebagai memberantas hama tanaman sayuran berupa ulat dan serangga. Hmm.. Tapi sayuran jadi berubah warna jadi abu.. >.<> Menguntungkan bagi produsen masker karena semakin banyak orang yang beli masker.
4> Menguntungkan bagi penjual kacamata, alasannya yah sama aja coz banyak yg cari kacamata buat melindungi mata mereka.
5> Membuat kota Jogja gag monoton. Karena udh tiap hari leat Jogja kaya gtu, skali2 melihat kota Jogja bewarna abu-abu. Serasa kembali ke era Dinosaurus.. Ahahaha.. Lebay No..No..No..
6> Menyatukan warna Jogja buat bersatu padu membantu para korban Merapi.
7> Membuat wisata Merapi karena keunikan abunya yang tebel.
8> Tukang jasa cuci mobil ato motor bakal laris lantaran para pemilik mobil dan motor cuci kendaraan mereka gara2 kena abu.
9> Mengangkat pamor dari badan BMG, soalnya dia tampil mulu di TV.
10> Tiket kereta, travel, dan bis laris manis, berhubung Bandara Adisutjipto ditutup.
11> Klo dikumpulin bisa buat nyuci seperti abu gosok.
12> Berfungsi sebagai alat cat rambut alami berwarna abu-abu.
13> Memucatkan warna baju.
14> Masker alami muka.
15> Membuat sejumlah toko libur, yang berarti hari libur bonus bagi karyawannya.
16> UGM libur dan kampus2 juga sekolah2 laennya di Jogja, ini merupakan kabar gembira bagi para mahasiswa yang menuntut ilmu di Jogja.
17> Membuat sadar kalo manusia emang gag ada apa-apanya tetapi Kuasa Tuhan sangat besar.
18> Membuat status pengguna Facebook dan Twitter juga berita di TV ato radio jadi seragam, tentang Merapi mulu.

Apa lagi ya? Bingung neh mikirnya..
Kenapa aku sengaja nulis manfaat abu vulkanik? Biar kita jangan konsen ke hal2 negatifnya, mari kita lihat sisi positifnya. Tapi jangan lupa masih banyak sodara2 kita yang ada di sana yang kena dampaknya. Mereka tuh udh gag punya apa2. Tetapi aku percaya, bahwa Tuhan punya rencana yang indah bagi kita semua.

dashite
Read More..

Tuesday, September 7, 2010

Kebun Binatang Ragunan

Liburan kali ini aku kembali ke Jakarta!!
horay!! =D
Menjelang lebaran, tentu saja pada mudik. Entah karena faktor ini atau faktor yang laen entah kenapa sepi banget Ragunan. Taw kan Ragunan, itu tuh kebun binatang di Jakarta.
Yup mari ikut bersama saya menjelajahi sehari (tepatnya setengah hari. Eiittss seperempat hari) di Ragunan.

***

Hari ini, tanggal 7 September 2010. Berhubung gag ada kerjaan ya sudahlah (kaya lagu aja) tiba2 muncul ide gila kaya dulu menjelajah kota Jakarta naek busway. Jadi langkah pertama search google dengan kaya kunci "obyek wisata Jakarta", dan tiba-tiba neh mata langsung tertuju pada satu tempat yaitu Ragunan. Trus langkah selanjutnya adalah membuka file pdf jalur-jalur busway, dan langsung cari jalan ke sana, dari Citraland naek ke halte Jelambar, trus pindah di Harmoni ambil jalur blok M, trus transit di Dukuh Atas, bru ke Ragunan.
Okay persiapan awal selesai.


Begitu nemu langsung mandi Showern siap2 dan jam 10 aku telah siap menunggu angkot dari Puri Indah ke Citraland. Lagi-lagi mungkin karena maw lebaran, buset nunggu angkot kita2 15 menitan gag dateng2. Huff
Setelah sampai Citraland langsung deh menuju halte Jelambar n sebelum naek busway pastiin dulu tanya ma petugas di sana,
"Mas kalo ke Ragunan lewat mana ya?"
"Ganti di Harmoni, trus Dukuh Atas. Jadi transit 2 kali yah, Harmoni ma Dukuh Atas."
Okay2 udah mantep n kali ini optimis gag mungkin nyasar lagi!!Stock On U

Sampai di Harmoni pindah busway beres, trus ini dia masalahnya waktu ambil jalur blok M harusnya turun di Dukuh Atas, tapi berhubung aku duduk di paling belakang bus. Jadi satu-satunya cara udh nyampe apa belum yah lewat suara yang berbunyi
"Perberhentian selanjutnya "Bla2. . . ." atau versi Inggrisnya "Next Stop "Bla2. . . ."
Nah karena blm ada suara "Dukuh Atas" disebut, jadi yah aku nyantai2 aja leat pemandangan yang asri (padahal cuma gedung2 tinggi) disertai dengan hujan yang mengguyur dengan gag tanggung2 (deres bgt!!).

Nah anehnya begitu kata "Dukuh Atas" disebut aku langsung leat ke tulisan di samping busway yang bertuliskan "Setiabudi". Nahhh lo. . =(
Maksudnya apa coba? Apa jangan2 yang dimaksud "Dukuh Atas" itu "Setiabudi"?? Karena penasaran aku gag turun n nunggu sampe halte selanjutnya yang ternyata tulisannya "Kharet" dan suara di dalem busway juga "Kharet".
Maksudnya apa coba?? Amazed

Ya udh balik lagi ke arah sebaliknya setelah turun di "Kharet". Begitu turun langsung tanya ma petugasnya (nomer 5) yg lagi nyatet2 di kertas, katanya iya dukuh atas lewat sini yang sebelah kanan. Hhmmm. . Di halte busway itu emang ada pintu kanan n kiri, nah di posisi berdiriku klo kiri tuh yang ke arah blok M (nomer 1), n yang kanan ke arah kota (nomer 2 n 3). Beberapa busway udah nyampe halte tapi berhentinya di nomer 2 mulu ya? Aku tunggu2 og kayanya gag ada yang berhenti di nomer 3. Bodohnya aku, kan emang cuma berhenti di nomer 2, yang nomer 3 tuh ditutup pintunya. Astaga!! Cape Dechblogger-emoticon.blogspot.com

It's time to go to Ragunan. Ternyata lama juga yah, kira2 45 menitan lebih di dalem busway, dan sampe juga di Ragunan. Yay!!
Begitu nyampe langsung deh hunting foto, dan yang paling penting karena penasaran ma ada musik2 gtu, akhirnya aku ke sana, ternyata ada pertunjukan "Ular Raksasa dari Samarinda", berhubung kayanya ngeri dan sepi ya udah aku ke sebelahnya pertunjukan satwa. Karena pastinya gag ngeri n lebih ada kemungkinan ada penontonnya dibanding pertunjukan ular tadi. Ya udh dengan membayar 4rb langsung deh masuk, dan aku langsung KAGET SETENGAH MATI!!!!wtf
Taw gag?? di dalem gag ada orang selaen mas operator yang bicara2 pake mic.

Padahal tinggal sekitar 4 menit lagi mulai. Astaga, serasa milik sendiri, VIP pula!!


Eh ternyata beneran, sampe dimulai masih cuma aku sendirian, yang bener aja. Perasaan antara malu, pengen ketawa saking konyolnya, trus juga bingung bercampur jadi satu.

Untungnya Tuhan mendengar doaku, dengan mengirimkan teman menonton berupa 4 orang (1 anak kecil dipangku mamanya yg gag kliatan) untuk mememaniku nonton pertunjukan ini. Thanks God buat 4 orang yang telah Engkau berikan untuk menemanikuHappy Criying

Nah aku jadi bisa keluar dengan sedikit PD bersama 4 orang tersebut. Hahahahhaa












Perjalanan dilanjutkan muter2 tanpa arah yang jelas dan sampailah di "Pusat Primata Schumutzer". Jadi sejarahnya Bu Schumutzer yang mencetuskan maw membuat ini dan mendatangkan Gorilla langsung ke Ragunan ini. Isinya yah lumayan menarik lah, tapi yang serem tetep aja tuh sepi banget!! Berasa hutan milik sendiri. Setelah itu hujan kembali mengguyur dengan gerimis dan pulanglah aku naek busway dan gag terasa ketiduran di busway. Mungkin karena capek muter2 di Ragunan ato karena capek otaknya ma semua hal aneh di hari ini? La la lala lalaa happy
Yang penting gag capek otak mikir kuliah!! =pNo  Idea

Met Lebaran

dashite
Read More..

Friday, August 27, 2010

Renungan Ospek Fakultas Teknologi Pertanian

Renungan Ospek Fakultas Teknologi Pertanian



Hai2 temen2, kakak2, n adek2 semuanya warga PMK TP yang terkasih. Apa kabar?? Luar biasa donk. Gimana hari-hari awal kuliah adek2 semua angkatan 2010? Menyenangkanlah tentunya! Eyebrown

Beberapa hari ada yang namanya Inisiasi Fakultas (IF) di kampus tercinta kita ini. IF sendiri tujuannya adalah mengenalkan para Mahasiswa Baru (MABA) kepada lingkungan baru mereka dan tentu saja manfaat dari IF ini sungguh positif dan dapat membangun karakter kita dengan catatan kita serius dalam mengikuri setiap acara yang ada dan yang paling penting kita ikut IF-nya.

Di dalam IF pasti yang paling berkesan adalah satu sie yang tugasnya mengatur kedisiplinan (MDC), mereka tugasnya memberi tugas dan memberi sangsi bagi yang melanggar setiap peraturan yang sudah dibuat. Sebenernya sadar gag seh kita sebagai peserta IF tuh dikasih tugas2 yang banyak buat apa? Apakah kita hanya melihat tugas2 tersebut adalah beban pekerjaan tambahan kita? Apakah kita melihat tugas-tugas itu sesuatu yang tidak penting? Atau apakah kita berpikir kalau tugas-tugas tersebut merupakan sarana untuk membuat kita berkembang?




Jika anda menjawab iya untuk pertanyaan yang terakhir, itulah yang dikehendaki dan kesadaran itulah yang seharusnya ada di hati kita semua. Tugas-tugas selama IF tersebut sebenarnya dirancang acar para MABA tidak “kaget” dengan tugas-tugas yang akan diterimanya selama kuliah di FTP UGM ini, karena pada dasarnya status mereka sebagai siswa sangat berbeda dengan sekarang status mereka yang sudah berubah menjadi mahasiswa. Tugas-tugas yang diberikan itu janganlah dianggap sebagai beban, tetapi hendaklah kita melakukannya dengan sebaik-baiknya. Coba kita ingat ayat Alkitab di dalam Kolese 3:23 “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”, di dalam ayat tersebut menyatakan bahwa sebenarnya tugas-tugas tersebut harus kita kerjakan bukan sebagai beban, tetapi sebagai kesadaran bahwa harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya karena seperti untuk Tuhan. Pasti hasilnya akan memuaskan dan itu merupakan hasil yang terbaik yang bisa kita berikan. Coba bayangkan jika kita melakukan segala tugas-tugas yang nantinya wajib kita kerjakan selama kita kuliah dengan terpaksa dan malas-malasan, hasilnya pasti akan tidak maksimal.

Kita tentunya perlu untuk mempersiapkan apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum kita mengerjakan segala sesuatu. Di dalam Kolese 3:17 “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.” Dengan jelas menyatakan apa yang harus kita lakukan. Lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, yang artinya kita meminta Tuhan untuk ikut campur tangan dan menyertai kita selama kita melakukan segala sesuatu. Karena kemampuan kita terbatas, tapi ingat Tuhan kita tak terbatas dan Ia sanggup untuk menyempurnakan segala yang kita perbuat agar berhasil. Dan tak lupa setelah selesai mengerjakannya, kita hendaknya mengucap syukur kepada Tuhan karena Ia telah menyertai kita.

Janganlah kita fokus untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari apa yang kita kerjakan, tetapi kerjakanlah dengan sungguh2, minta penyertaan Tuhan, dan mengucap syukur kepada Bapa kita.

God Bless U !! O_oblogger-emoticon.blogspot.com


dashite
Read More..

Template by:
Free Blog Templates