Friday, March 20, 2009

Confession of a Shopaholic

Rating 8/10


Ini dia film favoritku bulan ini... blogger-emoticon.blogspot.com

Film yang diadaptasi dari novel dengan judul serupa dengan dibintangi oleh Isla Fisher yang menjadi Rebecca Bloomwood. Rebecca Blomwood, tokoh utama dalam film ini yang selanjutnya akan disebut "RB", memiliki masalah dengan rasa ingin terus belanja segala sesuatu yang berhubungan dengan fashion. Dia dengan santainya terus menggesek kartu kredit ketika membeli suatu barang, dan akibatnya tagihannya menumpuk dan dia sering diburu oleh penagih hutang. Sampai pada suatu hari perusahaan tempat dia bekerja mengalami kebangkrutan. Tentu saja RB panik karena sumber pemasukannya yang utama telah hilang.

Akhirnya dia memutuskan akan mencari kerja di majalah "Alette" yang dimiliki oleh Luke Brandon (Hugh Dancy). Mulai dari interview saja, sudah mulai ada masalah. Dan ketika RB diberi kesempatan untuk latihan kerja di majalah "Alette", dia langsung membuat artikel yang sangat menarik perhatian banyak orang. Dan itu membuatnya terkenal, dan banyak kejadian lucu yang terjadi selanjutnya.

Untuk menghilangkan rasa ingin belanja yang berlebihan Suze (Krysten Ritter), teman RB, memasukkan RB ke club anti belanja. Pada awal pertemuan club tersebut, RB bukannya bertobat tetapi berhasil membuat para peserta ingin belanja secara gila-gilaan lagi. Apakah RB berhasil sembuh dari keinginannya untuk belanja terus menerus? Akankah RB berhasil melunasi utangnya yang sangat banyak?


***


Menurut saya, film ini sangat patut ditonton karena memiliki nilai tambah dengan adanya berbagai jenis barang-barang fashion dari merk-merk yang terkenal, dan sungguh membuat orang memilikinya setelah menonton film ini. Padahal menurut sumber yang saya baca, film ini bertujuan untuk membuat orang tidak belanja lagi karena sedang terjadi krisis global sekarang ini. Tapi entah kenapa dari sisiku, itu justru membuatku ingin belanja. Bukannya berhenti berbelanja... hahahablogger-emoticon.blogspot.com. Apalagi baju-baju-nya bagus2, dan menarik hati untuk dibeli.

Karena film ini diadaptasi dari novel tentu saja ada perbedaan antara novel dan filmnya. Karena saya belum membaca novelnya, jadi saya tidak bisa membandingkannya. Tapi menurut salah satu suara yang aku dengar ketika aku nonton film ini di XXI, novel ma filmnya beda banget. Yah bgtu lah kira2...


Yang pasti tonton film ini dan rasakan kelucuannya dan dijamin bakal pengen belanja... Meskipun harusnya jangan belanja...


blogger-emoticon.blogspot.comblogger-emoticon.blogspot.com

dashite Read More..

Saturday, March 14, 2009

Kambing Jantan the Movie




Sabtu minggu kemaren, akhirnya aku nonton juga nih film di 21, Amplas. Karena udah baca novel "Kambing Jantan" dan aku ngerasa itu lucu banget akhirnya aku nonton juga nih film dan berharap juga lucu. Awal film dimulai dengan konflik ketika Raditya Dika (penulis novel "Kambing Jantan" sekaligus pemain utama dalam film ini) menemukan konflik ketika dia harus berpisah dengan pacarnya, karena dia akan kuliah di Australia. Dan konflik terus berlanjut sampai ada pesan moral yang sangat bagus di akhir film ini bagi para remaja saat ini yang saya tangkap, yaitu masa depan kita tidak ditentukan oleh kemauan orang tua kita, tetapi oleh diri kita sendiri dan disetujui oleh orang tua kita.



Tentu saja yang namanya film berbeda dengan novel, jadi tidak 100% isi cerita dari novel "Kambing Jantan" sama dengan film-nya bgtu juga dengan unsur humornya. Memang sih awalnya nih film sempet buat aku ketawa2, tapi entah semakin ke belakang genre film ini berubah dari komedi menjadi drama. Yah bener, drama antara Kambing dan Kebo (Raditya Dika dan pacarnya) yang ber-konflik tentang hubungan mereka yang menjadi jauh lalu dekat dan semacam tarik ulur gtu lah. Tentu saja yang namanya drama itu gag lucu tapi menyentuh hati. Menurut aku sih yang awalnya berharap mau nonton film komedi dan hasilnya seperti itu yah jujur aja agak kecewa sih. Dan kesimpulanku sih masih bagusan novelnya daripada filmnya.



Tapi yah over all emang bagus og film ini. Ceritanya santai dan menghibur, dan kalau anda pencinta novel "Kambing Jantan" wajib untuk nonton film ini, karena bisa melihat bagaimana akting Raditya Dika yang kalau menurutku sih udah lumayan meskipun ada kekurangan gtu, tapi yah ketutup ma jalan cerita yang lucu dan unik gtu...

Buruan tonton aja nih film... ^^




dashite

Read More..

Wednesday, March 4, 2009

SIMAK UI

Inilah pengalamanku ketika mengikuti tes SIMAK UI kemarin dengan segala persiapan yang serba minim karena aku belum belajar 100% materi ddari kelas X. Hari itu Minggu tanggal 1 Maret aku memulai perjuanganku dalam tes UI. Aku mengikuti tes di Jogja, yang bertempat di SMKN 2. Karena tes dimulai jam 07.30 aku berangkat dari rumah jam 06.30 dan langsung menuju ke lokasi ujian yang ternyata sudah ramai. Begitu sampai di sana aku bener-bener seperti “anak ilang” karena datang sendiri ke sana dan tidak ada temannya, beruntung ketika aku sampai di depan gedung aku akhirnya menemukan satu temanku dan kami sama-sama mencari ruangan.



Begitu masuk, aku duduk di kursi (ya iya lah) yang sesuai dengan nomor pesertaku yang digit belakangnya 00003, entah kebetulan atau tidak digit belakang nomor pesertaku itu sama seperti digit belakang nomor pendaftaran ketika aku mendaftar di SMA Kolese de Britto tempat sekolahku saat ini.

Ketika mengisi identitas di LJK aku tidak bisa langsung mengisi. Kenapa? Karena tanganku basah dan tentu saja biasanya kalau LJK basah pasti tidak ke scan, jadi aku berhati-hati menghitamkannya dengan cara memberi alas tanganku dengan map plastik yang ak ubawa dari rumah untuk menempatkan kartu ujian. Seperti ada pepatah, sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga, dan hal yang tidak diinginkan benar-benar terjadi. Ketika aku menghitamkan angka yang menurut orang sebagai angka keberuntungan yaitu angka 7, ternyata itu membawa sial bagiku. Karena ketika angka 7 aku hitamkan tiba-tiba setetes air dengan mulusnya mengalir dari tanganku dan merambat ke pensil dan sampailah mendarat tepat di angka 7. Glek… Langsung aku panik dan berpikir, dulu waktu Try Out di sekolah LJK-ku pernah basah tapi hasilnya tetap ke scan, jadi spontan aku gunakan tempat pensilku untuk menghapus air itu dan menunggunya sampai kering dan akhirnya aku bisa mengisi identitas dengan baik dan benar.

Sesi pertama tesnya adalah Tes Kemampuan IPA yang soalnya terdiri dari: Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia. Karena menurut pengalamanku ketika Try Out, soal kimia adalah soal yang paling bisa aku kerjakan, tapi itu tidak berlaku kali ini karena soalnya jauh lebih susah. Dan tidak hanya kimia, tapi semua pelajaran susah semua, dan tentu saja yang paling susah adalah Fisika. Hiks2… Aku berniat membalaskan dendam soal-soal yang tidak bisa aku kerjakan itu di Matematika Dasar pada sesi kedua yang menurutku lebih gampang dari Matematika IPA.

Sesi kedua dimulai jam 10.30 dengan materi tes Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Kali ini tanganku sudah tidak basah, tapi baru beberapa menit mengisi, tanganku mulai lagi mengeluarkan keringat lagi dan untungnya tidak membuat LJK-nya basah lagi. Fiuh… Seperti tekadku tadi untuk mengerjakan soal Matematika Dasar yang banyak, aku mulai membuka soal Madas, nomor 1 lancar, nomor 2 mulai agak susah, nomor 3 aku mulai garuk-garuk kepala, apalagi nomor2 selanjutnya. Huaa… Ternyata Madas-nya menurutku lebih susah dibandingkan Matematika IPA, ya sudah aku laangsung melahap soal B.Ing dan B.Ind lalu kembali lagi pada soal Madas. Entah aku lagi beruntung atau gimana, faktor tebak-tebakanku babnyak yang benar. Karena dari jawaban itu aku masukin ke soal dan ternyata cocok. Hahaha…

Setelah selesai, akupun pulang dan sekarang tinggal menunggu hasilnya. Semoga yang terbaik yang terjadi… Amin…

Gb ^^

dashite
Read More..

Sunday, March 1, 2009

Yakuza Moon

Yakuza Moon
Memoar Seorang Putri Gangster Jepang




Judul: Yakuza Moon
Memoar Seorang Putri Gangster Jepang
Pengarang : Shoko Tendo
Penerbit Terjemahan : Gagas Media
Penerjemah : A. S. Laksana
Tebal : 245 halaman + v halaman, 1,5 cm
Panjang : 20 cm
Lebar : 14 cm



Sebenernya uda lama sih aku selesai membaca buku ini, tapi karena padatnya segala aktivitasku jadinya baru sekarang ini sempet posting lagi. Lagi-lagi karena aku tertarik dengan tulisan kecil di sampul depan yang bertuliskan “Berdasarkan Kisah Nyata” yang berarti novel ini bercerita tentang seorang putri Yakuza, dimana dia mengalami sisi kelam kehidupannya, mulai dari narkoba, sampai pemerkosaan. Novel ini dimulai ketika tokoh aku masih kecil dan diceritakan bagaimana latar belakang keluarganya. Bahkan dimulai dari sekolah dasar, tokoh utama sudah mengalami pengucilan di sekolah. Dan mulai menginjak masa remaja, tokoh utama sudah menjadi yanki (semacam berandalan) yang mulai mengenal narkoba, dan dimulailah kehidupan yang kelamnya.



Kehebatan dari novel ini adalah kita diajak untuk menikmati setiap pengalaman tersebut dari sudut pandang pelakunya sendiri secara langsung yang membuat pembaca seakan-akan turut menyaksikan tokoh utama “aku” dalam kehidupannya sehari-hari. Jadi pembaca dibawa untuk mengenal lebih dekat lagi sosok seorang yakuza yang terkenal di Jepang khususnya dampaknya bagi keluarga mereka. Penulis dengan baiknya membuat banyak dialog dalam novel ini yang membuat pembaca tidak bosan untuk membacanya terus.

Karena banyaknya masalah yang dialami tokoh utama, otomatis di dalam novel ini begitu banyak konflik yang terjadi, dan semua konflik itu dibuat mengalir dalam novel ini dengan baik dan tertata rapi. Sehingga pembaca dapat ikut merasakan setiap konflik yang ada, dan pembaca secara tidak langsung juga diajak untuk mengimajinasikan setiap konflik yang ada sehingga pembaca bisa ikut merasakan apa yang tokoh utama rasakan secara langsung.

Menurut saya, novel ini cocok dibaca mulai dari usia remaja ke atas. Karena banyak adegan-adegan yang menurut saya tidak cocok untuk dibaca oleh anak di bawah umur. Jika anda ingin menikmati sebuah novel dengan tipe memoar yang menyentuh hati, saya rekomendasikan anda untuk membaca novel ini.

Sekian
MyEm0.Com

dashite
Read More..

Sunday, February 15, 2009

Try Out 2

Akhirnya bisa posting juga setelah sekian lama gag posting...
Baru aja kemaren aku selesai menghadapi Try Out kedua UNAS. Dan hasilnya? Sementara ini lumayan memuaskan, yang baru taw nilainya adalah

Kimia 82,5
Biologi 52
Matematika 65
Fisika sekitar 60-an

Yang semuanya itu naiklah nilainya dari Try Out pertama, meskipun nilai Matematika dan Biologi sama persis dengan nilai Try Out pertama.

***

Hari pertama try out dimulai tanggal 12 Februari kemaren dan saat itu jadwalnya adalah Kimia dan Biologi. Bodohnya malam harinya aku bukannya belajar serius tapi bermain salah satu game di Facebook yang bernama "Geo Challange", dan paginya baru baca-baca sebentar. Tapi mungkin gara2 bermain "Geo Challange" itu nilai Kimiaku bisa menjadi 82,5. MyEm0.Com

Paginya sebelum try out hari pertama dimulai saat itu hujan deras sekali, begitu sampai di sekolah ketika aku memilih di tempat duduk di paling pojok kanan di barisan nomor 3 yang lantainya masih kering dan aku melihat air membanjiri barisan depan.





Ketika mengerjakan soal kimia, tiba2 aku mendengar bunyi cipratan air ketika kakiku dihentakkan di lantai dan ternyata air hujan itu dari barisan depan mengalir ke belakang sampai ke tempat dudukku. Dan sempurnanya lagi, tas sekolahku saat itu tepat berada di sampingku dan otomatis terkena air juga sampai basah. Huff... MyEm0.Com.

Setelah berhasil menyelesaikan soal Kimia dengan selamat, aku belajar Biologi dengan posisi duduk di lantai dan entah karena sangat pintarnya aku, tas sekolahku yang basah itu aku taruh di atas celanaku, dan taw sendiri kan akibatnya, celanaku ikut menjadi basah... Ckckckck.

Basahnya celanaku itu berdampak pada soal biologi yang menurut pengakuan teman satu kelasku, soalnya susah banget (emang ada hubungannya celana ma soal? hehehe). Sebelum dimulai terjadilah tragedi, begitu aku masuk kelas, tiba-tiba mejaku basah dan entah sengaja atau tidak temanku ketika membagikan lembar jawab komputer (LJK) menaruhnya di tempat yang basah dan belum sempat aku keringkan. Padahal ada teori bahwa ketika LJK itu basah, maka tidak ke scan komputer. Jelas aku panik dan meminta ganti LJK kepada guruku

"Pak, ada LJK yang baru gag?" tanyaku (entah kenapa aku ditertawakan sekelas, mungkin gara2 belum apa2 sudah minta ganti)
"Wah gag ada, sini LJK-mu" jawab guru itu sambil meminta LJK-ku

Pikiranku langsung berpikir bahwa dia akan menggantinya, tapi ternyata tidak...

Ternyata guruku itu dengan santainya menaruh LJK di meja dan memukul-mukul bagian dari LJK yang salah itu di atas meja dan berharap itu kering. Gubrak. MyEm0.Com

Dan kembali dengan santainya dia berkata sambil emnyerahkan LJK kepadaku, "Ini sudah kering..."

Dan aku jalan gontai kembali ke tempat dudukku, dan ketika akan dimulai try out aku kembali bertanya "Pak, ini yakin ke scan kan?"

"Iya" jawabnya dengan diikuti tertawanya teman satu kelasku...

Jelaslah aku gag bisa ngarap soal Biologinya itu kan satu kelas sudah bilang susah sekali dan mulailah aku menggunakan cara paling ampuh mulai dari lempar kancing dan itung koin (lhoh, kebalik!). Dan selesailah hari pertama try out-ku dengan iringi rasa was-was takut LJK Biologiku gag ke scan...

***

Hari kedua adalah Matematika dan Bahasa Indonesia, dan virus tidak belajar kembali muncul di malam sebelum try out hari kedua ini. Dan kali ini sungguh-sungguh aku merasakan akibatnya ketika mengerjakan soal Matematika. Aku heran kok aku cuma bisa mengerjakan sedikit ya? Kataku dalam hati "Apa ini gara-gara aku gag belajar yah?"

Setelah 5 menit aku merenugkannya, tiba-tiba temanku yang paling pintar Matematika di kelasku ngomong "Wah, susah banget soalnya ini". Set... Langsung hatiku gembira bukan main, bagaimana temanku yang paling pintar saja mengatakan susah, berarti kalau aku gag bisa juga wajar dunk. Mulai saat itu perasaanku sedikit lega dan mulai menyelesaikan soal try out sampai Bahasa Indonesia. Dan boleh percaya boleh nggak, nilaiku dengan nilai temanku yang paling pintar itu ketika aku melihatnya cuma selisih 0.25 saja. MyEm0.Com

***

Hari ketiga, inilah saatnya pelajaran yang paling (tidak) digemari oleh anak IPA yaitu Fisika. Yang menarik di hari ketiga ini bukan aku bisa mengerjakan soalnya dengan lancar. Jujur aja aku sedikit gag bisa mengerjakan soalnya karena hari sebelumnya aku nge-pump bareng temenku. hahaha. Tapi yang hebatnya begitu selesai Try Out, guru Fisikaku langsung menempelkan kunci jawaban Try Out di kelas dan bisa langsung taw nilainya, hebat kan? Pelajaran yang laen aja baru taw nilainya setelah beberapa hari setelahnya. Dan setelah menghitung nilaiku aku hitung dapet 65, tapi ketika temanku yang menghitung dapet 60. Duh bingung aku... Tunggu aja deh hasilnya kalau sudah dibagi...

Itulah pengalaman Try Out keduaku dan semoga Try Out selanjutnya bisa naik lagi nilainya... Amin...

Gb ^^

Pesan : Kalau mau nilai Try Out-nya bagus sebaiknya maen "Geo Challange"...


MyEm0.Com
dashite

Read More..

Template by:
Free Blog Templates